Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodoh Amat - Mark Manson [REVIEW BUKU]

Februari 23, 2019



Judul: Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat
Penulis : Mark Manson
Penerjemah : F. Wicaksono
Tahun terbit : 2018
Tebal Buku : 246 hlm

Buku ini tidak berbicara bagaimana cara meringankan masalah atau rasa sakit. Bukan juga panduan untuk mencapai sesuatu. Namun, sebaliknya buku ini akan mengubah rasa sakit menjadi kekuatan, dan mengubah masalah menjadi masalah yang lebih baik. Khususnya, buku ini akan mengajari untuk peduli lebih sedikit. — Mark Manson

Sebuah seni untuk bersikap bodo amat atau dengan judul aslinya "The Subtle Art of Not Giving a F*ck" merupakan buku yang saat ini sedang hangat diperbincangkan oleh sebagian kaum muda di Indonesia, termasuk oleh saya sendiri. Terlepas dari judul aslinya yang sangat unik, buku ini memberikan kita berbagai pemahaman baru tentang bagaimana peduli dalam batas kewajaran.

Cover buku ini sangat simpel tapi tidak sesimpel isi bukunya. Berwarna orange seperti warna jeruk dengan judul dicetak tebal dan beberapa deskripsi buku. Buku ini sukses membuat saya tergiur untuk membaca dan menelusuri setiap halamannya.

Saya setuju pada Mark Manson yang mengatakan bahwa buku ini bukanlah buku how to, melainkan buku yang akan mengajari kita untuk peduli pada beberapa hal yang penting saja (bodo amatlah ya wkwk).

Dalam buku ini dijelaskan tentang bagaimana prinsip bodo amat yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Tentang prinsip peduli yang seharusnya kita lakukan; peduli pada hal hal tertentu akan meningkatkan taraf kebahagiaan kita.

Bukan hanya itu saja, penulis juga memberitahukan pada kita tentang nilai nilai yang sering kita anggap positif tapi ternyata membawa dampak buruk bagi kehidupan kita. Nilai nilai tersebut biasanya akan menyugesti kita untuk lebih menghindari masalah, bukan untuk menghadapi dan menyelesaikan masalah tersebut.

Buku ini bukan buku yang manis. Banyak kalimat yang cukup frontal dan menohok juga menyindir keseharian kita. Buku ini cocok dibaca bagi yang tidak terlalu menyukai buku self improvement yang bertele-tele (langsung ke intinya).

Untuk memudahkan pembaca dalam memahami bukunya, penulis menyelipkan kisah kisah yang menarik dan relatable dengan kehidupan kita. Salah satu kisahnya yang saya sukai adalah mengenai lingkaran setan. Lingkaran setan ini berisi cerita tentang kita yang seringkali cemas terhadap masalah yang timbul. Kita sering merasa kacau yang disebabkan oleh rasa kecewa. Alih-alih masalah selesai, kita justru memilih untuk memikirkannya dan mencemaskannya.

Padahal, kalau kita mau mengambil sikap untuk bodo amat atau dengan kata lain kita memilih untuk menerima kekurangan diri kita, lingkaran setan itu akan terputus. Kita harusnya masa bodoh dan cukup peduli pada hal tertentu yang memang pantas untuk kita pedulikan.

So, saya memberi rating 4,5/5 untuk buku ini. Sebenarnya saya ingin memberikan rating 5/5, tapi buku ini masih ada beberapa kekurangan. Kekurangan yang ada pada buku ini seperti terjemahannya yang kurang lugas dan ada beberapa yang tidak jelas, jalan cerita yang kadang lompat-lompat dan kurang detail meski isinya sangat padat dengan tulisan.



NB.
Untuk poin tentang bagaimana prinsip bodo amat dari Mark Manson akan saya share pada tulisan selanjutnya^^


Kamu Juga Harus Membaca Postingan Ini

1 comments