9 Summer 10 Autumns - Iwan Setyawan [REVIEW BUKU]

April 10, 2018


Judul           : 9 Summer 10 Autumns;" Dari Kota Apel ke The Big Apple". 
Penulis         : Iwan Setyawan
Penerbit       : Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit  : 2011

“Impian harus menyala dengan apapun yang kita miliki meskipun yang kita miliki tidak sempurna, meskipun retak retak” -9 summers 10 autumns-

Novel 9 Summer 10 Autumns merupakan mahakarya dari Iwan Setyawan. Novel ini berceritakan perjalanan hidup yang dialami oleh penulis sendiri (based true story). Iwan Setyawan lahir di Batu, 2 Desember 1974, Ia merupakan lulusan terbaik dari Fakultas MIPA di Institut Pertanian Bogor dari jurusan Statitiska. 

Perjalanan hidup Iwan Setyawan dibalik kesuksesan seorang pemuda di ibukota Amerika Serikat, New York yang memiliki keinginan sangat kuat untuk mengubah bagaimana kehidupan keluarganya.




Kisah ini berawal dari Iwan Setyawan yang merupakan anak supir angkot. Beliau memiliki keinginan untuk dapat mengubah kehidupannya menjadi lebih baik terutama untuk kedua orang tuanya dan saudara saudara perempuannya. Iwan ingin membuktikan kepada keluarganya kalau beliau mampu menjadi orang sukses. 

Semasa ia masih duduk di bangku sekolah, ia merupakan anak yang pandai di sekolah. Hingga pada saat ia baru lulus SMA, ia memutuskan untuk mengikuti test masuk perguruan tinggi di sebuah universitas negeri dibogor yang kini dikenal dengan kampus IPB. Ketika pengumuman test, ia tidak menyangka jika ia diterima di kampus tersebut

Malang nasib, sang ayah ternyata tidak menyetujui kalau iwan harus meneruskan melanjutkan kuliah tersebut, ayahnya ingin iwan menjadi sama seperti ayahnya saja yaitu seorang yang bekerja sebagai supir angkot. 

Beda halnya dengan sang ibu yang sangat mendukung agar ia dapat meneruskan pendidikan tingginya tersebut, Tetapi karna ayahnya sangat menolak, akhirnya ibunya pun hanya menurut apa yang dikatakan ayahnya.


Iwan pun tidak mau menyerah ia tetap meneruskan tekadnya dan mengikuti kata hatinya untuk merubah kehidupan keluarganya dan menjadi orang sukses. Ia tetap meneruskan masuk perguruan tinggi tersebut dan menentang ayahnya .Ia meninggalkan kota Malang, lalu ia pergi ke Bogor untuk menuntut ilmu di IPB. Disana ia hidup sangat prihatin sekali tinggal dirumah kecil dimana aktivitas makan, tidur dan belajar dilakukan disana. 

Selesai atau lulus dari IPB ia mengadu nasib ke Jakarta dan pada akhirnya terbukti bahwa mimpi bukan sekedar mimpi. Anak seorang supir angkot dari kota malang berhasil berkarier di New York. Amerika Serikat menjadi seorang direktur Internal Client Management Nielsen Consumer Research , New York.  


Jika kamu membaca novel ini, maka kamu akan menemukan sesosok anak SD yang menemani hari hari Iwan. Ternyata, anak SD tersebut merupakaan jelmaan dari Jiwa kanak kanak Iwan. Anak SD itulah yang menemani Iwan dalamenyelusuri kisah masa lalunya, masa tersulit sekaligus masa yang mampu menguatkan ia untuk menjadi orang yang lebih baik lagi.





Rate: 8/10


Kamu Juga Harus Membaca Postingan Ini

0 comments