Komet Minor - Tere Liye [Review Buku]

April 27, 2019


Judul : Komet Minor
Penulis : Tere Liye
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : Maret 2019
Tebal Buku : 376 hlm.
ISBN : 9786020623399

Blurb


Pertarungan melawan Si Tanpa Mahkota akan berakhir di sini. Siapapun yang menang, semua berakhir di sini, di klan Komet Minor, tempat aliansi Para Pemburu pernah dibentuk, dan pusaka hebat pernah diciptakan.

Dalam saga terakhir melawan Si Tanpa Mahkota, aku, Seli dan Ali menemukan teman seperjalanan yang hebat, yang bersama-sama melewati berbagai rintangan. Memahami banyak hal, berlatih teknik baru, dan bertarung bersama-sama. Inilah kisah kami. Tentang persahabatan sejati. Tentang pengorbanan. Tentang ambisi. Tentang memaafkan.

Namaku Raib, dan aku bisa menghilang.


Apa Yang Terjadi?


Welcome Back, Komet Minor!


Komet minor menceritakan tentang ending dari pertarungan Raib, Seli dan Ali dalam melawan si Tanpa Mahkota di klan komet yang kemudian baru dilanjutkan ke klan komet minor.


Kisah bermula ketika Raib, Seli dan Ali mendapat pengkhianatan dari Max, orang asing yang menemani mereka selama di klan komet, ternyata adalah si Tanpa Mahkota. Max melarikan diri dan mengikat perahu mereka dengan jaring perak. 


Ketika tak ada lagi harapan untuk dapat bebas dari jaring perak, si cerdas Ali menjatuhkan sebuah cermin yang ternyata dapat digunakan sebagai portal. Dari portal cermin tersebut, muncul Batozar, si pengintai yang pernah mereka temui sepulang dari perjalanan karyawisata mereka kemarin.


Batozar, Raib, Seli dan Ali segera mengejar si Tanpa Mahkota yang pergi ke Klan Komet Minor untuk mengambil pusaka terhebat di dunia paralel. Ternyata, pusaka tersebut terbagi menjadi tiga bagian dan terletak di tempat terpisah. Mereka pun berpetualang ke tiga tempat terpisah untuk mencari tiga bagian pusaka tersebut. 

Karakter yang Beragam

Bisa gue bilang, Komet Minor ini seperti 'endgame' Avengers yang sekarang lagi rame banget diperbincangkan. Komet Minor inilah yang menjadi akhir dari petualangan Raib, Ali dan Seli dalam melawan si Tanpa Mahkota. 

Nah karena ini pertempuran terakhir, tokoh yang berperan juga tentu lebih banyak. Kalau di komet minor sendiri, selain Raib, Ali, Seli dan Batozar, juga ada tokoh tokoh baru seperti Finale, Tuan Entre, Arci, Culture dan lain lain. Ada juga tokoh tokoh lama yang kembali muncul di Komet Minor ini seperti Kay dan Nay. Yang lebih mengejutkan lagi, ada tokoh bernama ST4R dan SP4RK yang berasal dari dunia paralel bernama Proxima Centauri! Ini artinya Komet Minor bukan serial terakhir dari Bumi, guys! 

***

Selain bercerita tentang ketegangan akan perjalanan dari petualangan tiga serangkai (Raib, Ali dan Seli), Komet Minor juga menyajikan hal hal yang lucu dan kocak! Hubungan yang terjadi antara Ali dan Raib membuat buku ini menjadi lebih berwarna. Sedangkan Seli seringnya menjadi penengah antara Raib dan Ali. Goals banget pokoknya persahabatan mereka bertiga itu!


***

Review

Ide penulis : 4/5
Alur Cerita : 4/5
Penokohan : 4/5
Gaya Kepenulisan : 4/5

OVERALL : 4/5

Kamu Juga Harus Membaca Postingan Ini

6 comments

  1. wah, menarik ya mbak? belum baca yg inii, pengen beli tapi takut enggak seru huhu

    BalasHapus
  2. karena end game jadi lupa soal komet minor, belum sempet beli novel ini. Semoga dalam waktu dekat ini kebeli deh hehehe, keren mba reviewnya. Jadi, komet minor itu bukan ahir? masih ada novel lanjutannya nanti?.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komet minor ini akhir dari petualangan Raib, Seli dan Ali dalam melawan Tanpa Mahkota. Tapi, akan ada buku lain lagi di serial bumi akan terbit yang kayak spin off gitu kak :D

      Hapus
  3. Untuk penulis Indonesia yang menulis sci-fi, menurut saya ini emang sangat bagus, dan banyak masuk pengetahuan-pengetahuan berharga. Tapi dari segi keseluruhan, aku kok kayak kurang puas gitu ya sama endingnya, dan sama keseluruhan ceritanya. Ditambah lagi, ada spinoff yang kurasa emang nggak penting-penting amat untuk di buat, seperti ratu calista, dan si putih. Mengapa baru di sebut sekarang coba? Kan manjang-manjangin, hadeuh.

    BalasHapus