Mengapa Aku Menulis?

November 22, 2019

Kamu kenapa suka menulis?
Apasih alasan terbesar kamu nulis di blog?
Kamu dapet duit gak sih nulis di blog gitu?
Jadi, hobi kamu cuma membaca dan menulis? Gak keren banget, sih!



***

Pertanyaan demi pertanyaan datang silih berganti. Tentang mengapa aku menulis, mengapa aku mau bersusah payah menulis di blog yang bahkan belum tentu dibaca oleh orang, juga pandangan dari sebagian orang yang menganggap bahwa menulis adalah hal mudah dan dapat dilakukan oleh seluruh insan manusia.

Mengapa Aku Menulis?


https://www.google.com/url?sa=i&source=images&cd=&ved=2ahUKEwj1pa6q7_3lAhXTjOYKHdodC14QjRx6BAgBEAQ&url=https%3A%2F%2Fpenerbitdeepublish.com%2Ftips-sukses-menulis-dan-cara-menerbitkan-buku%2F&psig=AOvVaw09tb0gDBeWEJX1thNeGg90&ust=1574513834159806
Source

Jauh sebelum aku menginjak bangku kuliah, aku belum mengetahui secara pasti apa alasanku menulis. Mulai dari menulis jurnal pribadi hingga tulisan yang bersifat serius. Walau terkadang aku merasa bosan menulis terutama menulis hasil rapat (maafkan aku, teman). Rasanya menyenangkan dapat tenggelam di lautan aksara terutama bersama aksara yang bersifat puitis pun kelam.

Orang tuaku pernah bercerita bahwa sejak usiaku empat tahun, kemampuan baca tulisku sudah lebih baik dari anak-anak seusiaku kala itu. Bisa dikatakan bahwa aku sudah lancar membaca dan menulis meski tulisanku masih seperti cacing kepanasan (padahal sampai sekarang pun masih seperti itu HAHA).

Ada beberapa alasan mengapa dulu aku lebih suka membaca juga menulis selain suka bermain masak-masakan menggunakan bunga lavender dan daun jambu.

1) Gawai Belum Merajalela


Source
Source

Pada saat aku berusia 4 tahun atau sekitar tahun 2003, gawai belum merajalela seperti sekarang ini. Dulu, jenis brand gawai pun masih sedikit. Bisa dikatakan tahun 2003-an brand Nokia masih merajai pangsa pasar gawai di Indonesia. Tidak seperti sekarang ini dimana sudah banyak sekali brand gawai terkenal dengan berbagai fitur canggih di dalamnya.

Karena belum mengenal gawai dengan fitur canggih, maka orang tua dan saudaraku yang lain mengalihkannya dengan buku. Hampir seluruh keluarga terdekat apabila ingin memberiku sesuatu, pasti mereka memberikan buku. Entah itu buku cerita, buku bergambar ataupun majalah. Aku juga suka membaca buku panduan yang ada di rumah seperti buku panduan memakai motor. Hal itu aku lakukan karena koleksi bacaanku masih sangat sedikit.

2) Diperkenalkan Terlebih Dahulu Kepada Buku

Source
Source

Memang dulu gawai belum meralela, tapi kehadiran televisi tak dapat dielakkan. Juga nintendo dan playstation yang masih eksis di kalangan anak-anak. Meski begitu, aku tetap lebih dulu diperkenalkan pada buku bukan televisi. Dan menurutku hal itu juga yang turut memengaruhi mengapa aku senang membaca buku.

3) Hobi Membaca


Image result for buku
Karena memiliki hobi membaca inilah aku jadi suka menulis. Mulai dari menulis kembali apa yang aku baca atau memberi opini terhadap buku yang telah selesai aku baca. Aku pernah mendengar bahwa orang yang senang menulis biasanya karena mereka senang membaca. Aku lupa sumber pastinya serta data yang memuat pernyataan itu. Tapi, berdasarkan pengalaman, aku setuju dengan pernyataan tersebut.


Mengapa Menulis di Blog?


Related image
Perkenalan awalku dengan dunia blogger dimulai ketika aku berusia 11 tahun atau setara dengan kelas VI SD. Saat itu, media sosial facebook masih hangat-hangatnya dan pet society masih menjadi game favorit yang sering aku mainkan.

Saat itu, aku iseng membuka profile salah satu orang yang terpampang di berandaku dan cukup terkenal. Sebut saja A. Si A ini saat itu ternyata adalah seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi Kota Yogyakarta. Saat aku sedang stalking profilenya, aku menemukan link yang menggunakan nama si A tersebut.

"Kok bisa ya buat situs dengan nama sendiri?"

Karena penasaran, aku coba nyari di google tentang gimana cara buat situs dengan nama sendiri. Dari sana aku baru mengetahui bahwa situs dengan nama sendiri itu bisa disebut dengan blog. Nah, setelah itu aku mulai berseluncur mencari cara bagaimana membuat blog dan blog pertamaku pun akhirnya jadi!

Sampai saat ini, blog pertamaku masih terindeks di pencarian google. Aku tidak bisa memberi tahu apa link dari blog lamaku karena terlalu banyak aib dan ke-alay-an masa remajaku saat itu HAHA, duh jadi maluu sumpah. Yang jelas, blog pertamaku berisi tentang foto-foto, lirik lagu juga curhatan-curhatan alay masa remaja HAHA.

Kalau boleh aku rangkum, ada dua alasan utama mengapa aku suka menulis. Entah menulis secara langsung ataupun menulis di blog.

1) Hobi


Image result for menulis blog
Source

Tentu saja alasan utama mengapa aku suka menulis adalah hobi. Walaupun banyak orang menanggap bahwa menulis bukanlah hobi yang keren,tapi tetap saja aku mencintainya. Bukankah wanita yang suka menulis adalah wanita yang romantis dan idaman para mertua? :p

2) Sebagai sarana terapi self healing

Image result for self healing
Source

Apa itu self healing? Singkatnya, Self Healing ini adalah sebuah proses penyembuhan diri sendiri dari luka batin yang telah beranak pinak. Biasanya disebabkan oleh rasa trauma ataupun sakit hati yang dialami di masa lampau. Doakan semoga aku bisa berbagi tulisan mengenai self healing di blog ini ya, teman! xD


***

Beberapa temanku pernah bertanya, apasih yang kamu dapetin dari ngeblog? Dapet berapa duitnya?


Image result for duit dari blog
Source

Oh, dear. Aku memaklumi mengapa kamu bertanya seperti itu karena sejatinya hidup juga harus realistis. Tapi, kalau boleh aku katakan, aku tidak pernah berpikiran untuk mendapatkan uang dari menulis di blog. Aku melakukannya karena aku menyukainya. Aku mencintai aktivitas menulis dan aku rasa, aku tidak perlu menjadi orang yang money-oriented untuk hal ini.

Tapi bukan berarti aku menolak jika ada yang menawarkan kerja sama dalam bidang kepenulisan denganku. Aku terbuka dan senang jika mendapat tawaran untuk bekerja sama. Aku juga masih mengikuti bahkan mengajukan diri apabila ada yang menawarkan pembuatan artikel di blog dan itu berbayar.

Pada intinya, aku menulis karena aku menyukainya terlepas dari apakah itu berbayar atau tidak. Ada rasa senang ketika aku bisa membagikan hal-hal yang telah aku baca, aku lihat maupun aku dengar ke dalam bentuk tulisan.

Image result for menulis
Source

Jika kamu juga ingin menulis, mari menulis saja, teman. Perihal banyak atau tidaknya jumlah pembacamu, itu urusan nanti. Kalaupun sudah banyak menulis tetapi masih sedikit yang mengetahui tulisanmu, berarti harus ada strategi yang kamu gunakan. Kamu bisa mencoba mempromosikan tulisanmu di media sosial, bergabung bersama komunitas blogger dan belajar menulis di blog menggunakan trik SEO ataupun SEM. Dan jangan lupa untuk selalu belajar, belajar, dan belajar. Sampai saat ini pun aku masih terus belajar bagaimana teknik menulis yang baik dan sesuai dengan trik SEO maupun SEM.

***

Postingan kali ini aku cukupkan sampai di sini saja dulu. Oh iya, kalau kamu sendiri, apa alasan yang membuatmu masih menulis sampai saat ini? :)

Kamu Juga Harus Membaca Postingan Ini

4 comments

  1. Alasanku menulis? Check out on my blog :'hehe btw semangat terus ya untuk menulisnya!

    BalasHapus
  2. suka nulis karena dari kecil senengya baca, baca majalah, makin gede pas sekolah iseng bikin cerpen kirim ke majalah dan dapet fee, jadi yakin kalau aku bisa. baru sempet bikin blog setelah lulus kuliah

    BalasHapus
  3. Sejak SD aku demen nulis, mengarang dll sampai ditunjuk oleh guru Bahasa Indonesia untuk ikut lomba menulis sekecamatan. Meskipun tidak menang, tapi bangga dong. Nah nulis di blog sebagai rumah pribadi aja kayak diary gitu. AKu juga senang nulis diary loh. Senang berbagi dan bahagia jika apa yang kita tulis itu bermanfaat buat para pembacanya.

    BalasHapus
  4. Saya juga suka menulis 5 tahun belakangan ini. Dulu waktu kecil sempet sering bikin cerpen buat dibaca sendiri 🤭🤭. Gara-gara sering baca majalah Bobo. Tapi kemudian, hobi itu hilang dan berganti dengan seneng "rebahan" doank.

    Tepat 5 tahun lalu, hobi yang hilang telah kembali. Alhamdulilah lanjut hingga saat ini.

    BalasHapus