Review Film Halloween 2018; Awas Ada Michelle!

November 29, 2018



"Awas, ada michelle di belakangmu!"

Pada tahun 2018 ini, industri film dunia kembali dibuat heboh oleh salah satu film yang sangat fenomenal, ya film itu adalah film Halloween yang merupakan sekuel dari film Halloween 1978. Jujur, gue belum pernah bahkan gak tau sama sekali dengan film ini. Kemarin, gue nonton ini karena diajak plus ditraktir sahabat gue, Risma dkk *btw thanks traktirannya wkwk*.

Awalnya, gue gak tau kalo film ini adalah film yang banyak mengandung adegan gore, pembunuhan dan sebagainya. Itu karena waktu mau pilih film apa yang mau ditonton kita ga sempet liat trailer dan terpilihlah film ini sebagai watching list kita karena yang lain gak ada yang menarik wkwk.

Film ini dimulai dengan dua wartawan yang sudah sangat handal dan mendapatkan kepercayaan untuk mewawancarai Michael Myers guna mendapatkan informasi lanjut terhadap kasus yang terjadi empat puluh tahun silam, tetapi pada saat ingin diwawancarai, Michael Myers hanya diam tak berkutik. Pada opening film pun, suasana gore dan mencekam sudah dapat dirasakan oleh penonton.

Pada malam Halloween, tepatnya 31 Oktober, bus yang akan membawa Michelle pergi ke penjara paling ketat tiba tiba mengalami kecelakaan. Michelle sang psikopat berhasil kabur dengan menghabisi supir yang mengawalnya tak terkecuali sang psikiater yang selama ini merawatnya. Michelle sangat ingin menuntaskan dendam lamanya untuk menghabisi Laurie yang pernah lolos dari aksi kejinya 40 (empat puluh tahun) silam. Laurie yang telah mengetahui bahwa saat itu akan tiba, ia mempersiapkan segalanya untuk menyambut Michelle.

Didukung oleh tingkat visualisasi dan sound yang baik membuat film ini semakin menantang untuk ditonton. Adegan yang terekam dalam film seperti terjadi real. Suara daging yang ditusuk, kaki yang remuk hingga suara tulang yang bergeser mendukung film ini untuk layak ditonton bagi para penggemar thriller.

Banyak adegan yang mengejutkan dan tidak kita sangka akan terjadi di sini. Kebiadaban yang dilakukan oleh Michelle Myers terhadap para sasarannya sangat dilakukan dengan keji. Michelle Myers tidak peduli siapa sasaran kekejian yang dia lakukan berikutnya. Ia mengincar manusia manusia yang sedang dalam keadaan sepi, rumah tak terkunci, dan penghuni rumah sedang dalam keadaan lengah.

Tapi, meski film ini dibumbui oleh adegan yang keji, ada beberapa pesan moral yang disampaikan melalui film ini. Salah satunya adalah mengenai kasih sayang orang tua terhadap anaknya. Ini terlihat pada saat Laurie Strode yang mengetahui bahwa Michelle akan kembali melanjutkan terornya terutama terhadap dia dan keluarganya, langsung pergi ke rumah Karen untuk memberitahu bahwa situasi sedang tidak aman saat ini. meski Karen tidak mempercayainya, namun ia tetap memaksa Karen untuk mengikuti apa yang dia perintahkan demi keselamatan ia dan keluarganya.

Overall, filmnya sangat menantang untuk ditonton terutama oleh para pecinta film gore dan thriller! Sifat psikopat Michelle Myers mampu membuat lo geleng geleng kepala. Anyway, jangan lupa bawa penutup mata saat nonton ya! :D



***


Rate: 4/5

Kamu Juga Harus Membaca Postingan Ini

0 comments